Jenis – Jenis Control Panel Hosting Terbaik Yang Sering digunakan

Sebelum membuat sebuah situs atau website, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya kontrol panel hosting. Ada banyak manfaat yang dirasakan jika memiliki tools ini, seperti mengatur sistem admin hingga melakukan manajemen layanan hosting.

Namun, dalam memilih kontrol panel Anda harus memperhatikan aspek penting guna memberikan kenyamanan dan kebutuhan dapat terpenuhi. Aspek tersebut terdiri dari pengoperasiannya yang mudah, harga terjangkau, dan memiliki sistem keamanan yang baik.

Untuk memilih sebuah tools yang sangat vital memang tidak mudah, untuk itu kami telah merangkum deretan control panel hosting terbaik yang bisa Anda coba untuk vps linux server kalian seperti: linux server debian, linux server Ubuntu, linux server centos, FreeBSD, dll.

Jenis Jenis Control Panel Hosting Terbaik

Nah, bagi Anda yang ingin tahu jenis-jenis control panel hosting baik yang berbasis open source ataupun berbayar, berikut daftar lengkapnya.

1. cPanel

Untuk pengguna yang sudah lama berkecimpung di dunia digital tentu tak asing dengan yang namanya cPanel. cPanel termasuk control panel hosting terpopuler dengan ragam kelebihan dan kemudahan yang cocok untuk expert maupun pemula, biasanya cpanel digunakan pada web hosting berbayar tetapi ada beberapa web hosting gratis dengan cpanel.

Jenis Jenis control panel hosting

Control panel yang satu ini berbasis Cloud dengan sistem operasi Linux. Berbekal interface yang sederhana dan akses penuh ke situs web, cPanel menjadi andalan banyak orang untuk mengelola hosting website pribadi maupun perusahaan.

2. ZPanel

Berbeda dari cPanel, ZPanel masuk dalam jenis control panel hosting gratis untuk Windows, Linux, dan MacOSX. Meskipun gratis bukan berarti kualitasnya asal-asalan. ZPanel dibekali dengar fitur-fitur penting seperti phpMyAdmin dan Apache Web Server.

Jika Anda seorang pemula yang ingin membangun sebuah website, ZPanel bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjalankan layanan hosting. Kontrol panel ini dikembangkan dengan bahasa pemograman PHP sehingga aman digunakan untuk web hosting.

3. Plesk

Plesk juga masuk jajaran control panel hosting terpopuler yang paling banyak digunakan. Control panel yang satu ini bisa Anda install di VPS ataupun dedicated server. Penggunaannya pun cukup mudah karena mengandalkan sistem dan tampilan yang sederhana.

Kelebihan Plesk dibanding control panel yang lain adalah dibekali fitur unggulan seperti menambahkan domain dan subdomain tanpa batas dan mengelola DNS dan resource lainnya. Selain itu, Plesk juga dilengkapi dengan fitur restore dan backup data.

4. Ajenti

Sama seperti ZPanel, Ajenti merupakan jenis kontrol panel hosting open source yang dapat digunakan secara bebas dan gratis. Meskipun begitu, Ajenti dibekali dengan fitur yang cukup lengkap dan powerful untuk sekelas kontrol panel gratis.

Di samping itu ada banyak plugin yang dapat digunakan untuk mengelola server serta database sistem seperti MySQL, Apache, hingga Nginx.

5. Interworx

Interworx adalah jenis control panel hosting yang sangat efektif dengan mengandalkan tampilan sederhana dan modern. Interworx sangat cocok digunakan bagi Anda yang ingin membuka layanan hosting dengan sistem reseller karena aksesnya yang sangat mudah.

Selain itu Interworx juga menyediakan lisensi untuk setiap server. Ada dua modul yang ditawarkan, Nodeworx untuk mengelola server serta Siteworx untuk mengelola domain dan situs web. Dengan segudang fitur yang ditawarkan, harga Interworx terbilang cukup terjangkau.

6. ISPmanager

Jenis Jenis control panel hosting

Sebagian besar control panel hosting yang ada saat ini memang berbasis Linux, begitu juga dengan ISPmanager. Satu panel hosting yang cukup populer di kawasan Eropa Timur karena fiturnya cukup mumpuni untuk mengoperasikan dan mengelola web hosting.

ISPmanager memiliki dua versi berbeda, ada yang versi Lite dan Business. Yang paling sering digunakan adalah versi Business karena dapat diandalkan untuk mengelola banyak server. Panel ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menjadi reseller hosting.

7. ISPConfig

ISPConfig adalah satu di antara banyaknya jenis kontrol panel hosting open source yang memungkingkan pengguna mengelola server langsung melalui browser. Adapun layanan yang diberikan adalah mampu menjalankan banyak server dengan stabil.

Selain itu, ISPConfig juga support ragam distribusi Linux seperti Debian, Ubuntu, dan CentOS. Ada empat level akses yang disediakan mulai dari Administrator, Reseller, Client, dan Email Login.

8. Webuzo

Webuzo juga merupakan layanan control panel hosting seperti cPanel ataupun Plesk. Biasanya orang menggunakan Webuzo untuk VPS karena lebih mudah digunakan berbekal fitur yang lengkap. Dengan Webuzo, pengguna bisa menginstal banyak aplikasi secara cepat.

Webuzo juga mempunyai fitur untuk mengelola domain, phpMyAdmin, dan lain sebagainya. Panel hosting ini mendukung bahasa pemograman Python, Ruby, dan PHP.

9. VestaCP

VestaCP juga masuk daftar kontrol panel hosting populer yang sangat cocok bagi Anda yang baru mulai terjun di dunia web hosting. Meskipun tidak dapat menampung kapasitas yang terlalu besar, namun VestaCP memiliki ukuran yang sangat ringan dan mudah dioperasikan.

Kelebihan VestaCP yang bisa jadi bahan pertimbangan adalah mampu menginstal hingga 439 aplikasi dengan satu kali klik saja. Bukan hanya itu saja, Vesta juga mampu mengoptimalkan kinerja sistem dengan menyesuaikan jenis server RAM.

10. Kloxo

Kloxo adalah hosting panel gratis yang berjalan untuk sistem operasi CentOS. Meskipun gratis, Kloxo dibekali dengan fitur-fitur yang ada pada control panel berbayar. Untuk fitur utamanya, panel ini mampu mencadangkan dan memulihkan hosting Anda dengan cepat.

Kalau dari segi pengguna Kloxo memang tak sebanyak cPanel, namun ini bisa jadi alternatif bagi pemula yang ingin mengetahui lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan hosting.

11. EHCP

EHCP adalah tools kontrol panel hosting gratis yang dibuat untuk memfasilitasi orang-orang yang ingin mengelola hosting, email, dan menambahkan domain. Sama seperti panel lainnya, EHCP didukung fitur unggulan untuk memaksimalkan kinerjanya.

Salah satu fitur yang ada di EHCP adalah mudah menginstal script ataupun program seperti WordPress tanpa perlu melalui tahapan FTP. Banyak yang menggunakan Contol Panel Hosting Gratis ini pada linux server debian di virtualbox ataupun vps.

12. Direct Admin

Direct Admin melengkapi jenis control panel web hosting yang bisa dibagikan pada artikel ini. Di samping kualitasnya yang stabil dan mudah digunakan, control panel yang dikembangkan oleh JBMC ini dibanderol dengan harga yang cukup murah.

Berdiri sejak tahun 2003, terdapat lebih dari 1.400 fitur di Direct Admin yang bisa digunakan. Salah satu fitur yang sangat berguna adalah Multilangual Interface, fitur ini bisa memudahkan pengguna untuk memahami tampilan dan menu di dalam software.

Dengan mengetahui jenis control panel hosting terbaik yang paling sering digunakan, Anda tak perlu khawatir lagi dengan website yang Anda kelola. Dari daftar di atas mana yang sudah pernah Anda gunakan dan seperti apa kinerjanya?

 

Leave a Comment