IDN Blogger
distro linux ringan untuk komputer jadul dan laptop jadul

Distro Linux Ringan Untuk Perangkat Laptop jadul dan Komputer Jadul

Terdapat beberapa distro linux ringan yang bisa kalian gunakan untuk perangkat jadul kalian, seperti komputer jadul atau laptop jadul milik kalian yang sudah tidak terpakai.

Mungkin beberapa dari kalian yang memiliki laptop atau komputer yang sudah tua atau jadul akan di letakan digudang atau biasanya dibiarkan saja dan tidak dipergunakan kembali. Tetapi sebenarnya perangkat jadul kalian seperti laptop dan komputer yang sudah lawas itu, bisa kalian gunakan kembali walaupun memiliki spesifikasi yang dibilang sudah tua.

Bagaimana cara memanfaatkan laptop jadul atau komputer jadul tersebut? Bisa kalian install system operasi yang ringan seperti distro linux ringan yang cocok untuk laptop dan komputer jadul.

Jadi, jika untuk pekerjaan yang ringan seperti mengetik, streaming youtube, menonton film, baca artikel contohnya seperti di blog idnblogger.id dan sebagainya kalian bisa menggunakan kembali laptop atau komputer jadul kalian dengan menggunakan distro linux yang ringan.

Ngomong-ngomong, saat membuat artikel ini saya menggunakan laptop jadul saya asus 1015e dan masih cukup enak untuk menunjang keseharian saya, seperti menonton film atau youtube, belajar konfigurasi mikrotik, cisco dan lain-lain.

Lalu apa saja distro linux ringan yang cocok untuk perangkat jadul? Baca perlahan artikel dibawah ini.

Distro linux ringan yang cocok digunakan untuk komputer jadul dan laptop jadul yang kalian miliki

Dibawah ini saya membagikan beberapa distro linux ringan yang cocok untuk perangkat jadul seperti komputer dan laptop jadul yang kalian punya, jika tertarik bisa langsung kalian coba install di perangkat jadul kalian.

1. Lubuntu

 linux distro linux ringan untuk perangkat jadul
sumber gambar : lubuntu.me

Pertama dari keluarga Ubuntu terlebih dahulu, Lubuntu menggunakan desktop environment LXQT/LXDE yang tentunya berbeda dengan Ubuntu. Ubuntu menggunakan desktop environment GNOME dan DE atau desktop environment tersebut tidak cocok digunakan untuk perangkat jadul.

Sedangkan Lubuntu menggunakan desktop environment LXQT/LXDE. LXQT/LXDE merupakan desktop environment yang ringan, yang bisa di gunakan pada komputer atau laptop jadul yang kalian punya. (Baca juga : Macam Macam Jenis Desktop Environment Linux)

Lubuntu ini terdapat 2 versi yaitu LTS (Long term Support) dan non-LTS (non-Long term Support), versi LTS di support oleh developer kurang lebih sampai 5 tahun lamayanya. Sedangkan untuk versi non-LTS, hanya di support oleh developer kurang lebih sekitar 1tahun.

Spesifikasi minimum lubuntu

Spesifikasi minimum yang diminta oleh lubuntu ini cukup rendah, lubuntu hanya membutuhkan 512MB RAM tetapi disarankan menggunakan 1GB RAM untuk menjalankan system.

Untuk minimum processor yang dibutuhkan oleh lubuntu yaitu Intel Pentium 4 atau Pentium M, jika di platform AMD processor minimumnya yaitu AMD K8.

2. Xubuntu

distro linux ringan untuk hardware komputer jadul
sumber gambar : omgubuntu.co.uk

Masih di keluarga Ubuntu, sekarang distro linux ringan yang cocok untuk laptop dan komputer jadul adalah distro linux xubuntu. Xubuntu juga memilik 2 versi, yaitu xubuntu LTS dan xubuntu Non-LTS, LTS ini sendiri biasanya disupport kurang lebih sekitar 3 tahun sedangkan untuk non-LTS itu hanya sekitar 9bulan saja.

Berbeda dengan Lubuntu, Pada xubuntu menggunakan desktop environment XFCE. XFCE merupakan desktop environment yang cocok juga digunakan pada perangkat jadul dan juga tampilan xubuntu terlihat lebih modern dan tentunya ringan tidak seperti Ubuntu yang menggunakan desktop environment GNOME ataupun Unity.

Spesifikasi minimum xubuntu

Spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan xubuntu tidak terlalu tinggi, xubuntu bisa dijalan pada ram 512MB dan juga storage atau media penyimpanan yang hanya sebesar kurang lebih 8GB baik itu menggunakan SSD ataupun HDD.

Untuk processor yang diperlukan untuk menjalankan xubuntu adalah 64bit/32bit dual-core intel/amd.

3. MX Linux

 linux distro linux ringan untuk perangkat jadul
sumber gambar : mxlinux.org

MX Linux yang sempat menjadi teratas di distrowatch.com karena kepopulerannya. MX Linux merupakan linux turunan dari debian, mx linux menggunakan desktop environment xfce sama seperti xubuntu.

Tetapi jika pada tampilan xfce kalian tidak menyukainya, kalian bisa melakukan custom pada mx linux ini sehingga kalian nyaman. Core antiX digunakan pada mx linux. Yang dimana corenya itu dirancang untuk bisa digunakan pada hardware-hardware lawas ataupun jadul.

Spesifikasi Minimum MX Linux

MX Linux hanya membutuhkan 512MB RAM tetapi lebih baik menggunakan 1GB RAM dan processor yang dibutuhkannya yaitu 32bit/64bit dual-core dan hanya membutuhkan media penyimpanan sebesar kurang lebih 5GB baik itu menggunakan HDD ataupun SSD.

4. Bodhi linux

Basis yang digunakan Bodhi linux ini adalah Ubuntu LTS. Terdapat 3 varian yang dirilis oleh Bodhi linux ini, yaitu standar, Hwe, AppPack, dan Legacy.

bodhi linux linux distro linux ringan untuk laptop dan komputer lawas
sumber gambar : bodhilinux.com

Bodhi linux dapat dijalankan di processor dengan clock speed 500Mhz. Bodhi linux salah satu distro linux yang cocok digunakan untuk perangkat jadul dan untuk orang yang baru mencoba belajar linux atau baru migrasi dari system operasi windows ke linux.

Bodhi linux memiliki konsep yang minimalis, efisien dan juga solid maka dari itu Bodhi linux ini distro linux yang cocok digunakan oleh pemula.

Spesifikasi minimum Bodhi linux

Spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan Bodhi linux adalah:

  • 32bit processor with speed 500mhz
  • 512MB RAM
  • 5GB free space HDD atau SSD

Atau kalian bisa coba kunjungi website resmi dari Bodhi linux yaitu bodhilinux.com untuk melihat spesifikasi lengkapnya dan juga bisa langsung download iso linuxnya untuk mencoba install di perangkat jadul kalian.

5. Crunchbang plus plus (CBPP)

Crunchbang Plus Plus mungkin sedikit kurang familiar bagi beberapa orang, tapi CBPP atau Crunchbang plus plus ini merupakan basis dari linux debian.

distro linux ringan
sumber gambar : crunchbangplusplus.org

Mungkin juga beberapa orang kurang tertarik untuk mencoba crunchbang plus plus, sebab tampilannya ini yang kurang menarik untuk beberapa orang. Tetapi distro linux ini cocok untuk kalian yang mengutamakan fungsional daripada tampilan.

Saya sudah menggunakan Crunchbang plus plus pada laptop jadul saya waktu smp, yaitu Asus 1015cx yang memiliki spesifikasi intel atom n2600 1.6Ghz dengan RAM 2GB (non-support upgrade)

Waktu saya mencoba install dan mencoba menggunakan sebagai daily driver cukup ooke dibawa kerja ringan, seperti office, streaming youtube, streaming music atau film dan baca artikel.

Spesifikasi minimum crunchbang++

Spesifikasi untuk distro linux ringan crunchbang++ ini tidak terlalu besar, spesifikasinya yaitu :

  • Pentium 4 atau lebih tinggi
  • 512MB disarankan 1GB RAM

Bagaimana cukup ringan bukan? langsung saja kalian coba crunchbang++ distro linux ringan berbasis debian ini.

Itulah beberapa distro linux ringan yang cocok untuk perangkat jadul yang saya bagikan, mungkin bisa kalian coba untuk di install pada perangkat laptop jadul ataupun komputer jadul milik kalian.

Silakan tinggalkan masukan, saran dan kritik untuk artikel ini.

Sekian terimakasih

Add comment

Ikuti Kami

Jangan malu untuk menjadi bagian dari kami. Ikuti halaman fanspage kami untuk mendapatkan artikel terbaru dari kami.